Saturday, July 25, 2015

MODEL INVESTIGASI DARI PAPER "COMMON PHASES OF COMPUTER FORENSICS INVESTIGATION MODELS"

COMMON PHASES OF COMPUTER FORENSICS INVESTIGATION MODELS

Meningkatnya jumlah aktivitas kriminal yang menggunakan informasi digital sebagai alat atau target, memerlukan tata cara terstruktur dalam penangan proses investigasi. Proses atau prosedur penanganan yang digunakan dalam investigasi forensik komputer akan memiliki pengaruh langsung terhadap hasil investigasinya. Melewatkan satu langkah atau mengganti prosedur penanganan barang bukti dapat mengakibatkan kesimpulan yang tidak valid. Sedangkan hasil dan barang bukti yang tidak valid tidak bisa diterima di pengadilan. Maka dari itu sangat penting untuk seorang penyidik komputer forensik  ​​untuk melakukan proses dengan baik dan memakai proses standar yang terstruktur. Belum ada model dan phases dalam DFIF standar dari sekian banyak DFIF yang digunakan oleh para penyidik (investigator). Oleh karena itu perlu adanya DFIF standar yang dapat menyempurnakan DFIF yang telah ada sebelumnya.
Pada tahun 1984, Laboratorium FBI dan badan penegak hukum lainnya mulai mengembangkan program untuk memeriksa barang bukti komputer. Dan dengan semakin berkembangnya zaman, model-model investigasi forensik komputer pun bermunculan. Namun model-model yang sudah ada tidak bersifat general, yang artinya untuk beberapa kasus mungkin bisa digunakan sebuah model namun tidak cocok untuk kasus yang lain. Untuk itu perlu dibangun sebuah model yang bisa mencakup semua kebutuhan dari proses investigasi, sehingga model tersebut cocok untuk kasus apapun yang akan ditangani.
Berikut beberapa model investigasi yang dibahas dalam paper ini :
No Model Oleh Gambar
1 Computer Forensic Investigative Process (1984) M. M. Pollitt 1
2 DFRWS Investigative Model (2001) DFRWS 2
3 Abstract Digital Forensics Model (ADFM) (2002) M. Reith, C. Carr & G. Gunsh 3
4 Integrated Digital Investigation Process (IDIP) (2003) B. Carrier & E. H. Spafford 4
5 Enhanced Digital Investigation Process Model (EDIP) (2004) B. Carrier & E. H. Spafford 5
6 Computer Forensics Field Triage Process Model (CFFTPM) (2006) M. K. Rogers, J. Goldman, R. Mislan, T. Wedge & S. Debrota 6
7 Digital Forensic Model based on Malaysian Investigation Process (DFMMIP)
(2009)
P. Sundresan 7
8 Scientific Crime Scene Investigation Model (2001) S. Ciardhuain 8
9 End to End Digital Investigation (2003) P. Stephenson 9
10 Extended Model of Cybercrime Investigation (2004) S. Ciardhuain 10
11 A Hierarchical, Objective-Based Framework for the Digital Investigations
Process (2004)
N. L. Beebe & J. G. Clark 11
12 Framework for a Digital Forensic Investigation(2006) M. Kohn, J. H. P. Eloff, & M. S. Olivier 12
13 Common Process Model for Incident and ComputerForensics (2007) F. C. Freiling & B. Schwittay 13
14 Dual Data Analysis Process (2007) D. Bem & E. Huebner 14
15 Network Forensic Generic Process Model (2010) E. S. Pilli, R. C. Joshi, & R. Niyogi 15

Dari semua model di atas, dapat dikelompokkan berdasarkan fasenya :
1 Acces 24 Internet Investigation
2 Acquisition 25 Investigation
3 Admission 26 Notification
4 Analysis 27 Physical Crime Investigation
5 Approach Strategy 28 Planning
6 Archive Storage 29 Post-Analysis
7 Authorization 30 Pre-Analysis
8 Awareness 31 Preparation
9 Case Specific Analysis 32 Presentation
10 Chronology Timeline Analysis 33 Preservation
11 Collection 34 Proof & Defense
12 Deployment 35 Readiness
13 Detection 36 Recognition
14 Digital Crime Investigation 37 Reconnaissance
15 Dissemination of Information 38 Reconstruction
16 Dynamite 39 Report
17 Evaluation 40 Returning Evidence
18 Examination 41 Review
19 Hypothesis creation 42 Search & Identify
20 Identification 43 Traceback
21 Incident Closure 44 Transport & Storage
22 Incident Response 45 Triage
23 Individualization 46 User Usage Profile Investigation

Dari Fase di atas, bisa dikelompokkan lagi menjadi 5 Fase Utama yaitu :
No. Fase Utama
No. Sub Fase
1 Pre – Process 1,5,7,8,26,28,30,31,35,36
2 Acquisition & Preservation 2,11,12,13,20,30,33,42,44
3 Analysis 4,9,10,13,14,16,17,18,19,23,24,25,27
4 Presentation 3,29,32,34,39
5 Post-Process 6,15,21,22,40,41

Dan dihasilkan sebuah model generik yang diberi nama Generic  Computer Forensic Investigation Model (GCFIM).
M16
Keterangan :
  • Pre-Process : Tugas yang dilakukan untuk kegiatan yang perlu dilakukan sebelum penyelidikan dan pengumpulan data resmi.
  • Acquisition & Preservation : Tugas yang dilakukan pada tahap ini terkait dengan yang mengidentifikasi, memperoleh, mengumpulkan, mengangkut, menyimpan dan melestarikan data.
  • Analysis : Tugas utama dan pusat proses penyelidikan forensik komputer. Tahap analisis dilakukan pada data yang diperoleh untuk mengidentifikasi sumber kejahatan sampai menemukan orang yang bertanggung jawab dari kejahatan tersebut.
  • Presentation : Laporan hasil investigasi harus dapat dipahami oleh semua pihak dengan disertai barang bukti yang dapat dipertanggung jawabkan di pengadialan.
  • Post-Process : Tahap penutupan penyelidikan dengan cara yang tepat. Bukti Digital dan bukti fisik harus benar-benar dikembalikan kepada pemilik yang sah dan disimpan di tempat yang aman.
Sumber :
Yusoff, Y., Ismail, R., & Hassan, Z. (2011). Common phases of computer forensics investigation models. International Journal of Computer Science & Information Technology (IJCSIT).

No comments:

Post a Comment